Lebih dari 27% warga Korea berusia 20–50 tahun kini memiliki kripto. Dan 70% dari mereka ingin menambah investasinya. Laporan dari Hana Institute of Finance menyebutkan bahwa kripto kini menjadi bagian penting dari strategi keuangan di Korea Selatan.
Siapa yang beli?
Orang usia 40-an paling banyak beli (31%), diikuti 30-an (28%) dan 50-an (25%). Di kelompok usia 50-an, 78% menggunakan kripto untuk menabung dan lebih dari setengah menyiapkannya untuk pensiun.
Kenapa mereka beli?
Mereka melihat potensi pertumbuhan, diversifikasi portofolio, dan tujuan tabungan.
Apa yang bikin mereka lebih percaya?
42% bilang mereka akan lebih banyak investasi jika bank ikut masuk pasar. 35% ingin perlindungan hukum lebih kuat.
Pola investasi makin dewasa
Investor yang membeli rutin naik dari 10% jadi 34%. Trading jangka menengah meningkat. Jangka pendek sedikit turun.
Dari mana mereka dapat info?
Bukan dari omongan tetangga lagi. Sekarang mereka pakai bursa resmi dan platform analitik.
Mereka beli apa?
Bitcoin tetap jadi raja. 6 dari 10 investor memegang BTC. Seiring waktu, mereka pindah ke altcoin atau stablecoin. NFT dan STO belum populer.
Masalah bank
Investor kesal karena tak bisa sambung banyak rekening ke bursa. Jika bisa, 70% akan tetap pakai bank utama mereka.
Masih ada kekhawatiran
56% khawatir soal volatilitas pasar. Sebagian lagi takut penipuan atau masalah bursa.
Kenapa kripto jadi booming?
Karena putus asa. Ekonomi mandek. Anak muda susah cari kerja, harga rumah tinggi. Kripto jadi satu-satunya harapan.
