Properti tokenisasi kini bersifat institusional.
Patel Real Estate Holdings (PREH) meluncurkan dana \$100 juta untuk investor terakreditasi, sepenuhnya ter-tokenisasi sejak hari pertama. PREH Multifamily Fund akan berjalan di blockchain Chintai, berfokus pada unit multifamily Kelas A di 20 pasar AS dengan pertumbuhan tercepat.
Langkah ini bagian dari kendaraan investasi \$750 juta bekerja sama dengan institusi besar seperti KKR, Carlyle, Walton Street Capital, DRA Advisors, dan RPM.
Juru bicara PREH berkata: “Seluruh struktur adalah digital-native — dari onboarding hingga pelaporan.”
Mengapa tokenisasi penting:
Investasi properti biasanya memiliki likuiditas rendah dan akses terbatas.
Tokenisasi dapat memotong hambatan tersebut dengan memecah aset dan memungkinkan perdagangan pasar sekunder.
Dana ini memberi investor eksposur level institusional — dengan efisiensi blockchain.
Studi kasus nyata:
PREH memiliki kesepakatan tertutup senilai \$500 juta+ dan kini mengadopsi teknologi blockchain untuk menarik generasi modal baru. Pada awalnya, \$25 juta dari dana akan di-tokenisasi di Chintai, blockchain layer 1 yang berfokus pada kepatuhan dengan token asli CHEX.
Tejas Patel, presiden PREH, mengatakan: “Chintai sepenuhnya diatur dan dibangun untuk aset dunia nyata.”
Gambaran lebih besar:
Tokenisasi properti akhirnya mendapat daya tarik nyata:
REX oleh DigiShares diluncurkan dengan properti mewah di Miami.
Blocksquare + Vera Capital menargetkan lebih dari \$1 miliar aset komersial tokenisasi.
Deloitte memperkirakan \$4 triliun properti tokenisasi vào 2035.
Pendorong utama? Likuiditas. Seperti kata CEO Polygon, menghilangkan diskon illiquid membuat investasi properti jauh lebih menarik.
