Swiss Setujui Berbagi Informasi Pajak Kripto dengan 74 Negara

Swiss melanjutkan rencana untuk otomatis berbagi data terkait kripto dengan 74 negara mitra, termasuk Inggris dan semua negara Uni Eropa.

Dewan Federal Swiss mengadopsi rancangan undang-undang yang memungkinkan pertukaran informasi otomatis (AEOI) tentang aset kripto dengan negara mitra.

Proposal ini mencakup sebagian besar negara G20, kecuali Amerika Serikat, Arab Saudi, dan China.

Rancangan ini sedang dibahas di Parlemen dan jika disetujui, kerangka AEOI untuk kripto akan mulai berlaku pada 1 Januari 2026.

Pertukaran data pertama diperkirakan terjadi pada tahun 2027.

Sebelum pertukaran data aktual, Dewan Federal akan meninjau apakah negara mitra masih memenuhi standar.

Pertukaran hanya akan dilakukan jika negara mitra tertarik dan memenuhi persyaratan Kerangka Pelaporan Aset Kripto (CARF) yang dikembangkan oleh OECD.

Uni Eropa akan menerapkan AEOI sebagai bagian dari pembaruan kedelapan dari Arahan Kerja Sama Administratif (DAC 8).

Penyedia layanan kripto dari Swiss akan memiliki kewajiban pelaporan langsung di negara anggota Uni Eropa sampai Swiss menerapkan ECHR dengan semua negara anggota UE.

Menurut Dewan Federal, penerapan AEOI akan membantu Swiss memenuhi komitmen transparansi pajak internasional, memperkuat reputasi sektor keuangan, dan menciptakan persaingan yang adil bagi perusahaan kripto lokal.

Swiss sangat berkepentingan untuk bergabung dalam jaringan ini dan mengimplementasikan AEOI untuk aset kripto mulai 2026, dengan harapan menerima data pajak terkait kripto dari negara mitra.