Uni Eropa untuk pertama kalinya menargetkan platform kripto dalam paket sanksi terbaru. Semua transaksi kripto bagi warga Rusia dilarang, dan transaksi dengan bank asing yang terkait dengan sistem pembayaran alternatif Rusia dibatasi.
Presiden Komisi Ursula von der Leyen menyebut langkah ini sebagai respons atas serangan besar Rusia ke Ukraina. Perusahaan Rusia diketahui menggunakan Bitcoin dan USDT untuk transaksi jutaan dolar tiap bulan.
Sementara itu, Ukraina sedang menyusun RUU untuk membentuk cadangan Bitcoin nasional.
Uni Eropa masukkan platform kripto dalam sanksi terbaru terhadap Rusia
